Diriwiyatkan dari Abu Syuraih bahwa pada asalnya dia bernama Abdul Hakam. Maka Nabi SAW bersabda kepadanya : "Sesungguhnya Allah , Dialah hakim yang memutuskan, dan hanya merujuk kepada-Nyalah semua keputusan."Abu Syuraih berkata :" Sesungguhnya kaumku, apabila berselisih pendapat tentang suatu perkara, mereka datang kepadaku, maka aku putuskan perkara itu diantara mereka hingga kedua belah pihak yang berselisih merasa puas." Nabi SAW bertanya : "Alangkah baiknya sikapmu itu, tetapi ada beberapa anakmu?" Aku menjawab : "Syuraih, Muslim, dan 'Abdullah." Nabi SAW bertanya : " Siapakah yang paling besar diantara mereka ?" Aku menjawab : "Syuraih!" Nabi SAW bersabda :" Kalau begitu, kamu adalah Abu Syuriah (bapaknya Syuraih)." Syuraih berakar dari kata syarh, artinya lapang dada, Allah SWT telah berfirman kepada Nabi-Nya :
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?" (QS, Alam Nasyrah (94) :1)
(Abu Dawud, Kitabul Adab 4304 dan Nasa'i, Kitab Adabul Qadha' 5292)
Tampilkan postingan dengan label Menghargai Keberadaan Anak dengan Memberi Julukan Bapaknya dengan Nama Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menghargai Keberadaan Anak dengan Memberi Julukan Bapaknya dengan Nama Anak. Tampilkan semua postingan
Langganan:
Postingan (Atom)
